Wednesday, May 15, 2019

Does swallowing leftovers can cancel fasting?

May 15, 2019 0

Question ???

Does swallowing leftovers can cancel fasting?

Answer:


In fasting, the oral cavity counts outside the body. 
Therefore, gargling does not cancel fasting. 
So that people who fast, 
can perform ablution as when not fasting.

Derivatives from this, 
food scraps between teeth status outside the body. 
If that is possible to avoid but is swallowed intentionally 
then the fast is canceled. 
Thus the statement in the Syafiiyah and Hambali schools.

In the Encyclopaedia Fiqh is stated,


The Syafii'jyah and hambali Madhab set 2 conditions 
for people who swallow leftovers when fasting, 
do not cause fasting to be nullified

The first condition, accidentally swallowing it

Second, he can't avoid it when he swallows hard

Because this person has udzur and accidentally. 
If he is able to avoid it, but he deliberately swallows, 
then he breaks his fast. Although smaller than the hole. 
Because it's not difficult for him to spit it out and avoid it.

(al-Mausu'ah al-Fiqhiyah, 26/64).

This is what the Sheikh Dr. Sholeh al-Fauzan.

His answer was related to leftovers for fasting people,

If someone who is fasting gets the rest 
of his food between his teeth then he must remove 
and clean it from his mouth. 
The presence of food leftovers in the mouth 
does not affect the validity of the fast, 
unless he intentionally swallows it. 
If he swallows it intentionally then it cancels his fast. 
As for if he swallowed the rest of the food 
because he did not know the law or 
because he forgot it did not affect the validity of his fast ...

(Majmu 'Fatawa Shaykh Sholeh al-Fauzan, 2/401)

Allahu a'lam.
Read more...

Tuesday, May 14, 2019

Syahdunya Sholat Tarawih Bersama Imam Gaza Palestina

May 14, 2019 0

Pengalaman Spiritual Shalat Taraweh di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh bersama Skeikh Naji Al Ja'fara dari Gaza Palestina

Walaupun agak terlambat antusias masyarakat Muslimin dan muslimat Aceh tidak kendur mengikuti tarawih bersama imam dari gaza.

Dengan lantunan ayat ayat quran yang sangat merdu, mengikat semua qalbu yang mendengarkan

Banda Aceh, 10 Ramadhan 1440 h
bertepatan dengan 15 - mei 2019

LPK.PUSAT COMPUTER
Info Lanjut : www.barupuscomtangse.blogspot.com


Read more...

Sunday, May 12, 2019

tgk asnawi berdoa kepada pengedar sabu sabu

May 12, 2019 0

Video Ceramah Aceh Lucu tentang Hukum Mendo'akan Pengedar Sabu-Sabu, Ganja, narkoba dan lainnya.

Sabu-sabu adalah psikotropika yang sangat berbahaya karena potensi menimbulkan ketergantungannya kuat. Psikotropika ini berbentuk kristal bening seperti butiran gula, tetapi ukurannya sedikit lebih besar sehingga ada yang menyebutnya crystal meth. Sabu-sabu pada awalnya digunakan sebagai stimulan.
Ubas, ss mecin. Gold river, coconut, crystal. sabu ini mudah cara mengkonsumsinya; kelihatannya shabu ini memang sengaja disiapkan oleh Kekuatan asing dan Mafia internasional untuk merusak generasi bangsa,  tetapi bubuk kristal ini sangat jahat karena langsung merusak otak terutama otak yang mengendalikan pernafasan, suatu saat pecandu akan mengeluh sakit asma(sesak nafas) dan lama-lama kalau tetap memakai sabu-sabu akan meninggal begitu saja karena kehabisan nafas, karena syaraf otak yang mengendalikan pernafasan sudah tidak berfungsi, dan tidak ada lagi instruksi untuk bernafas. Setiap hari ada berapa remaja yang meninggal hanya karena keluhan sesak nafas(asma). Cara memakai Kristal ini dibakar lalu dihisap dengan alat khusus yang disebut Bong, dengan mediator air. Tetapi yang pecancu tidak tahu, didalam tubuh kristal ini mengkristal kembali, sehingga paru-parunya bisa berubah menjadi batu mengeras sehingga umumnya keluhan pemakai sabu-sabu adalah sesak nafas.

Apa Pandangan Islam ?
syariat islam mengharamkan mengkosumsi dan memakainya dengan segalah macam dan caranya karena narkotika menghilangkan lima hal yang dilindungi agama yaitu; din, akal, harta dan harga diri. Diantara dalil-dalil yang menunjukkan haramnya barang ini adalah; Pertama, firman Allah yang termaktub dalam Q.S.Al-A’raf: 157 “dan telah menghalalkan bagi mereka hal-hal yang baik dan mengharamkan segala hal yang buruk”. Setiap orang yang berakal sehat, pasti mengatakan bahwa narkoba itu termasuk barang buruk.

Kedua, firman Allah yang artinya: “janganlah kalian membunuh diri kalian sendiri, sesungguhnya allah maha penyayang terhadap kalian” (an nisa: 29). Menurut penelitian medis, narkoba dapat menyebabkan kematian mendadak sebab lumpuhnya hati.

Ketiga, Hadits ummu salamah, ia berkata: ‘nabi Muhammad saw. Melarang melarang mengkosumsi setiap hal memabukkan dan yang menyebabkan seorang lemah dan malas’ (HR. Ahmad dan Abu Daud). Padahal setiap narkotika dengan seluruh jenisnya menyebabkan pemakaiannya mabuk melayang dan malas.

Keempat, Hadits nabi Muhammad saw. ‘setiap hal banyak yang dapat memabukkan, maka sedikit darinya pun juga haram.(HR.Abu Daud)

Wallahu'alam, Tangse, 7 Ramadhan 1440 H
Dinukilkan kembali oleh
ABU MUHAMMAD ZAFRAN  TANGSE

Read more...

Thursday, May 9, 2019

Hukum Sepak Bola (Pemain / Penonton)

May 09, 2019 0

Semua orang suka kepada permainan sepak bola, tidak kira usia dan tidak kira jabatan seseorang. Bahkan seorang Ustadz pun juga menggemari permainan sepak bola 

dalam video ini kami ingin memaparkan Bagaimana sebenarnya hukum permainan sepak bola dalam pandangan Islam, walaupun agak bera kami tetap harus menyampaikannya walau dalam keadaan pahit 

Karena kami mengingat perkataan para ulama yaitu : Seorang yang tahu akan sesuatu permasalahan dan tidak disampaikannya kepada umat Tak ubahnya seperti setan yang bisu 

Kutipan yang kami ambil dari ceramah yang disampaikan oleh Al Ustadz tengku Asnawi dari Aceh Timur dapat diambil poinnya sebagai berikut: Permainan bola adalah perbuatan maksiat alasannya ialah: 

1. Mempermainkan nikmat Allah 
2. Menampakan aurat 
3. Membuang waktu untuk ibadat 

Untuk lebih lengkapnya Mari kita nonton video di atas 

Wallahu'alam 

Tangse, 5 ramadhan 1440 h 
Abu Muhammad Zafran Tangse
Read more...

Viral Sholat Taraweh Cepat

May 09, 2019 0

Fenomena yang terjadi sekarang ini khususnya pada Bulan Ramadhan tepatnya pada malam melaksana ibadah salat tarawih 

Yang menjadi viral ialah ada di kalangan umat Islam yang melaksanakan salat tarawih 23 rakaat hanya dalam hitungan menit 

Bagaimana pendapat u hadis Nabi Shallallahu Alaihi Wasallamlama tentang salat tarawih yang super cepat 

Mari kita simak Mari kita simak hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dalam kitab Hadits Bukhari halaman 79 3 dan pada kitab hadits al muslim dengan halaman 397: 

1. إِذَا قُمْتَ إِلَى الصَّلاَةِ فَكَبِّرْ ، ثُمَّ اقْرَأْ مَا تَيَسَّرَ مَعَكَ مِنَ الْقُرْآنِ ، ثُمَّ ارْكَعْ حَتَّى تَطْمَئِنَّ رَاكِعًا ، ثُمَّ ارْفَعْ حَتَّى تَعْتَدِلَ قَائِمًا ، ثُمَّ اسْجُدْ حَتَّى تَطْمَئِنَّ سَاجِدًا ، ثُمَّ ارْفَعْ حَتَّى تَطْمَئِنَّ جَالِسًا ، ثُمَّ اسْجُدْ حَتَّى تَطْمَئِنَّ سَاجِدًا ، ثُمَّ افْعَلْ ذَلِكَ فِى صَلاَتِكَ كُلِّهَا

“Jika engkau mulai shalat, maka bertakbirlah. Kemudian bacalah ayat Al Qur’an yang mudah bagimu. Lalu ruku’lah dan sertaithuma’ninah ketika ruku’. Lalu bangkitlah dan beri’tidallah dengan berdiri sempurna. Kemudian sujudlah sertai thuma’ninah ketika sujud. Kemudian bangkitlah dan duduk antara dua sujud sambil thuma’ninah. Kemudian sujud kembali sambil disertai thuma’ninah ketika sujud. Lakukan seperti itu dalam setiap shalatmu.” (HR. Bukhari 793 dan Muslim 397).


Yang dinilai Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bukan diterima dan tidaknya shalat orang ini. Tapi yang dinilai Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah keabsahan shalat orang ini. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebut shalat orang ini tidak sah, karena ada rukun yang kurang. Itulah rukun thuma’ninah.

Apa arti tuma'ninah? 
Tumakninah artinya tetapnya anggota setelah melakukan pergerakan dalam salat dan kadarnya paling sedikit sekedar kita bisa melafadzkan yaitu subhanallah walhamdulillah wallahu akbar 

Shalat Tidak Thumakninah, Tidak Sah

Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu menceritakan, ada seseorang yang masuk masjid dan shalat 2 rakaat. Seusai shalat, dia mendatangi Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang kala itu ada di masjid. Namun Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyuruhnya untuk mengulangi shalatnya. beliau bersabda,

ارْجِعْ فَصَلِّ فَإِنَّكَ لَمْ تُصَلِّ

“Ulangilah shalatmu karena shalatmu batal”

Orang inipun mengulangi shalat dan datang kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Tapi beliau tetap menyuruh orang ini untuk mengulangi shalatnya. Ini terjadi sampai 3 kali.

Tangse, 5 Ramadhan 1440 H
Nukilan oleh
Abu Muhammad Zafran Tangse
Read more...

Sunday, May 5, 2019

Hal yang wajib dikerjakan, supaya puasa sah !!!

May 05, 2019 0
Mau Puasanya sah ??? Nonton Video youtube ini, dan lakukan apa yang ustaz ini bilang, InsyaAllah 100% puasanya sah.



Tolong jangan nonton setengah-setengah, nanti takut salah pemahaman. Jadi. Dengar sampai habis, ya !!!!



Dalam video ini dikupas tuntas semua sediteil-detailnya tentang puasa Umpamanya:



1. Arti menyegerakan berbuka !!! apakah disegerakan berbuka sedikit lagi mau masuk waktu ??? (Nonton videonya !!!)



2. Bagaimana hukum melakukan hubungan suami-istri hampir subuh/ telah Imsak??? (Nonton videonya !!!)



3. Malam mimpi basah, paginya sah gak puasa??? (Nonton videonya !!!)



4. Apa yang harus dilakukan saat imsak dan iftar (buka puasa) ??? (Nonton videonya !!!)



5. Mau tau khasiat air hujan di bulan ramadhan ??? (Nonton videonya !!!)



6. Mau tau Kurma yang dianjurkan Nabi untuk berbuka puasa???Rupaya bukan kurma yang dijual di toko / supermarket/ bazar (Nonton videonya !!!)

 

Jangan berpuasa hanya sekedar menahan lapar dan dahaga saja.

Tak Ubah seperti Orang Berbisnis tidak ada profit / keuntungan.



Tangse, Menjelang 01 Ramadhan 1440 H

Wassalam



Tgk. Amri Bin Zainal Abidin (Abu Zafran)




Read more...

Wednesday, May 1, 2019

May 01, 2019 0


Ustadz Arifin Ilham. Dikenal dengan nama lengkap Kiyai haji Muhammad Arifin Ilham. Ia merupakan salah satu pendakwah terkenal di Indonesia yang mempunyai banyak jamaah. Ia juga merupakan pendiri dari Majelis taklim ‘Azzikra’.

Biodata Ustadz Arifin Ilham
Nama : Kiyai haji  Muhammad Arifin Ilham
Lahir : Banjarmasin, 8 Juni 1969.
Orang tua : Nurhayati (ibu), Ismail Marzuki (ayah)
Saudara kandung : Mursidah, Fitriani, Qomariah, Siti Hajar.

Istri : Rania Bawazier, Wahyuniati Al-Waly, ?
Anak: Amtaza Syahla Arifin, Alaa Hifzhiyah Arifin, Muhammad Alvin Faiz, Muhammad Amer Azzikra, Muhammad Azka Najhan

Ia  adalah anak kedua dari lima bersaudara, dan dia satu-satunya anak lelaki.

Ayah Arifin Ilham masih keturunan ketujuh Syeh Al-Banjar, ulama besar di Kalimantan, sementara ibunya, Hj. Nurhayati, kelahiran Haruyan, Barabay, Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Setahun setelah menikah, pasangan ini melahirkan putri pertama mereka tahun 1967. Karena anak pertama mereka perempuan, betapa bahagianya mereka ketika anak keduanya adalah laki-laki.

Ibunya yang bernama Nurhayati mengatakan bahwa saat hamil anak keduanya itu, ia merasa biasa-biasa saja, tidak ada tanda-tanda khusus. Hanya, berbeda dengan keempat putrinya, saat dalam kandungan, bayi yang satu ini sangat aktif.

Tendangan kakinya pun sangat kuat, sehingga sang ibu acapkali meringis menahan rasa sakit. Bayi yang lahir tanggal 8 Juni 1969 itu kemudian diberi nama Muhammad Arifin Ilham.

Pengalaman Spiritual

Seperti diceritakan Arifin Ilham, selama masa kritis, ia mendapatkan pengalaman spiritual yang sangat luar biasa. Di alam bawah sadarnya ia merasa berada di sebuah kampung yang sangat sunyi dan sepi. Setelah berjalan-jalan sekeliling kampung, ditemuinya sebuah masjid, yang kemudian dimasukinya.

Di dalam masjid ternyata sudah menunggu tiga shaf jamaah dengan mengenakan pakaian putih. Salah satu jamaah kemudian memintanya memimpin mereka berzikir, mengingat Allah Ta'ala

Keesokan harinya ia kembali bermimpi. Hanya saja sedikit berbeda. Kali ini ia merasa berada di tengah kampung yang penduduknya berlarian ketakutan karena kedatangan beberapa orang yang dianggap sebagai jelmaan syaitan.

Melihat kehadirannya, para penduduk pun berteriak dan meminta dirinya menjadi penolong mereka mengusir setan-setan tersebut. Hari berikutnya ia kembali bermimpi.

Kali ini ia diminta oleh seorang bapak untuk mengobati istrinya yang sedang kesurupan. Mendengar permintaan bapak tersebut, Arifin Ilham bergegas, tapi Allah berkehendak lain.

Istrinya ternyata telah meninggal sebelum sempat ditolong Arifin Ilham. Berbekal pengalaman-pengalaman gaib yang ia alami, Arifin Ilham pun memantapkan hatinya untuk menjadi pengingat manusia agar tidak lupa berzikir.

Kini beliau Allah Uji dengan sakit yang sangat berbahaya "kanker" getah bening, beliau sedang dirawat di Hospital Pulau Pinang Malaysia

Hidup ini tidak lepas dari cobaan dan ujian, bahkan cobaan dan ujian merupakan sunatullah dalam kehidupan. Manusia akan diuji dalam kehidupannya baik dengan perkara yang tidak disukainya atau bisa pula pada perkara yang menyenangkannya. Allah ta’ala berfirman yang artinya, “Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan mengujimu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kami-lah kamu dikembalikan.” (Quran Surah. al-Anbiyaa’ Ayat: 35). Sahabat Ibnu ‘Abbas -yang diberi keluasan ilmu dalam tafsir al-Qur’an- menafsirkan ayat ini: “Kami akan menguji kalian dengan kesulitan dan kesenangan, kesehatan dan penyakit, kekayaan dan kefakiran, halal dan haram, ketaatan dan kemaksiatan, petunjuk dan kesesatan.” (Tafsir Ibnu Jarir). Dari ayat ini, kita tahu bahwa berbagai macam penyakit juga merupakan bagian dari cobaan Allah yang diberikan kepada hamba-Nya. Namun di balik cobaan ini, terdapat berbagai rahasia/hikmah yang tidak dapat di nalar oleh akal manusia.


Sakit menjadi kebaikan bagi seorang muslim jika dia bersabar

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya, “Sungguh menakjubkan perkara seorang mukmin, sesungguhnya semua urusannya merupakan kebaikan, dan hal ini tidak terjadi kecuali bagi orang mukmin. Jika dia mendapat kegembiraan, maka dia bersyukur dan itu merupakan kebaikan baginya, dan jika mendapat kesusahan, maka dia bersabar dan ini merupakan kebaikan baginya. (Hadis Riwayat. Muslim)

Sakit akan menghapuskan dosa

Ketahuilah wahai saudaraku, penyakit merupakan sebab pengampunan atas kesalahan-kesalahan yang pernah engkau lakukan dengan hati, pendengaran, penglihatan, lisan dan dengan seluruh anggota tubuhmu. Terkadang penyakit itu juga merupakan hukuman dari dosa yang pernah dilakukan. Sebagaimana firman Allah ta’ala, “Dan apa saja musibah yang menimpamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu).” (Quran Surah..asy-Syuura Ayat: 30). Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,”Tidaklah menimpa seorang mukmin rasa sakit yang terus menerus, kepayahan, penyakit, dan juga kesedihan, bahkan sampai kesusahan yang menyusahkannya, melainkan akan dihapuskan dengannya dosa-dosanya. (Hadis Riwayat. Muslim)

Sakit akan Membawa Keselamatan dari api neraka

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya,” Janganlah kamu mencaci maki penyakit demam, karena sesungguhnya (dengan penyakit itu) Allah akan mengahapuskan dosa-dosa anak Adam sebagaimana tungku api menghilangkan kotoran-kotoran besi. (Hadis Riwayat. Muslim)

Oleh karena itu, tidak boleh bagi seorang mukmin mencaci maki penyakit yang dideritanya, menggerutu, apalagi sampai berburuk sangka pada Allah dengan musibah sakit yang dideritanya. Bergembiralah wahai saudaraku, sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sakit demam itu menjauhkan setiap orang mukmin dari api Neraka.” (Hadis Riwayat. Al Bazzar, shohih)

Sakit akan mengingatkan hamba atas kelalaiannya

Wahai saudaraku, sesungguhnya di balik penyakit dan musibah akan mengembalikan seorang hamba yang tadinya jauh dari mengingat Allah agar kembali kepada-Nya. Biasanya seseorang yang dalam keadaan sehat wal ‘afiat suka tenggelam dalam perbuatan maksiat dan mengikuti hawa nafsunya, dia sibuk dengan urusan dunia dan melalaikan Rabb-nya. Oleh karena itu, jika Allah mencobanya dengan suatu penyakit atau musibah, dia baru merasakan kelemahan, kehinaan, dan ketidakmampuan di hadapan Rabb-Nya. Dia menjadi ingat atas kelalaiannya selama ini, sehingga ia kembali pada Allah dengan penyesalan dan kepasrahan diri. Allah ta’ala berfirman yang artinya, “Dan sesungguhnya Kami telah mengutus (para rasul) kepada umat-umat sebelummu, kemudian Kami siksa mereka dengan (menimpakan) kesengsaraan dan kemelaratan, supaya mereka memohon (kepada Allah) dengan tunduk merendahkan diri. (Quran Surah. al-An’am Ayat: 42) yaitu supaya mereka mau tunduk kepada-Ku, memurnikan ibadah kepada-Ku, dan hanya mencintai-Ku, bukan mencintai selain-Ku, dengan cara taat dan pasrah kepada-Ku. (Tafsir Ibnu Jarir)

Dituliskan kembali oleh 
LPK. Pusat Computer Tangse

Read more...

Follow Us @soratemplates